Nuffnang Ads

Sunday, June 9, 2013

Makhluk Allah Sebelum Manusia.

Assalamualaikum WBT,

Apa khabar semua? Pertamanya, saya nak ucapkan selamat menjawab peperiksaan kepada Juniors di Faculty of Languages and Linguistics, UNISZA, Do your very best my darlings. *saya tak lupa korang. Gitu.. hehehe..

Okay2.. sungguh panas hari ni, lebih panas sebab mungkin sekejap lagi langit akan menangis. Sekuat mana tanggisannya, jangan tanya saya, saya tak tau.

Tertarik saya kepada satu tulisan dari http://www.myberita.net
 
Kaum daripada makhluk Allah yang diutus kepadanya, namun ia bukan dari kumpulan jin, manusia dan Malaikat.
Makhluk itu adalah lebih seperti firman Allah Taala (ertinya): Dan Tuhan kamu telah mewahyukan kepada lebih.

Perkara ghaib adalah satu perkara yang perlu kita percaya. Beriman kepada perkara Ghaid adalah satu kewajipan. Tetapi, janganlah kita percaya bulat-bulat, takut kita pulak syirik nanti dan janganlah kita terus menerus menolak perkara ghaib dan itu lebih menjadikan kita syirik. 

Tertarik saya untuk membaca lebih lanjut mengenai makhluk-makhluk sebelum Al-Insaan, *bukan Syaitan, Iblis dan Jin, tetapi makhluk lain. Ada dalam surah : 

Al Ankabuut - Ayat 19

'Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya , kemudian mengulanginya (kembali) . Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.'

dan surah :

Al An'am - Ayat 6

'Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, iaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu , dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka , kemudian . Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.'

Siapalah saya untuk menidakkan ayat Allah. Ya Allah, tidak sesekali saya ingin menidakkan ayat-Mu, ya Allah. Namun sesungguhnya, di dalam hati hamba-Mu ini terdapat sekelumit rasa takut, percanggahan Yahudi yang sering membawakan kami ke arah kesesatan. Sesungguhnya, hati hamba-Mu ini sungguh rapuh.

Assalamualaikum WBT


p/s: Sesungguh rahsia Allah SWT itu sungguh luas. Semoga kita diberikan rahmat Allah.

No comments:

Post a Comment